Kamis, 17 November 2011

Kamus format audio


Real Audio
Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate yang rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan untuk layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas Real Audio menggunakan standar AAC MPEG-4.
- WMA

WMA atau Windows Media Audio merupakan format paling disukai oleh vendor musik karena mendukung DRM. DRM atau Digital Rights Management sendiri merupakan fitur untuk mencegah pembajakan.
AIFF (Audio Interchange File Format) Format audio Apple untuk menantang milik WAV milik Microsoft. Membuat AIFF akan menghasilkan file yang tak terkompres. Untuk menghemat tempat, cobalah file dengan format Apple Lossless keluaran Apple terbaru yang menawarkan kualitas setara dengan ukuran separuh.
ATRAC3(Adaptive Transform Acoustic Coding) Format audio yang dipatenkan Sony untuk mengkompresi suara guna diputar di pemutar portabelnya dan MiniDisc. Kualitas suaranya sebanding dengan rekaman MP3 pada bit rate 128 Kbps.
Audible Format proprietary milik Audible.com untuk buku suaranya. Audible hadir dengan empat format berbeda. Tiga format pertama berbeda dalam ukuran, sementara yang keempat menggunakan kompresi MP3. Format ini terlindungi secara digital.

AAC (Advance Audio Coding) Codec kompresi  yang dipatenkan Apple di gerai music iTunes dan mendukung DRM milik Apple. AAC menghadirkan kualitas setara MP3 dengan ukuran lebih kecil.
FLAC (Free Lossless Audio Codec) Kompresi file menggunakan FLAC open-source yang dijamin tidak mengalami penurunan kualitas dari rekaman aslinya. FLAC tidak kompatibel dengan sejumlah player, namun dapat diputar di pemutar iAudio dan Rio.
MP3 Standard kompresi yang paling popular dalam bertukar music, dikembangkan oleh Fraunhofer IIS, MP3 menggunakan teori psychoacoustic untuk mendapatkan ukuran file yang minim. Makin tinggi bit rat-nya, makin bagus kualitasnya. File yang dikoding pada bit rate 160 hingga 192 Kbps sekaliber dengan kualitas CD.
MPC (Musepack) Menawarkan kualitas fantastis dalam koding suara pada bit rate tinggi. Namun, hanya segelintir pemutar music portable yang mendukung format ini. Didesain khusus untuk penggunaan PC.
OGG (Ogg Vorbis) Format open-source yang mirip dengan MP3 dengan hasil file yang lebih baik. Meskipun perangkat yang mendukung kodec ini belum popular, format ini mulai digemari.
WAV Format yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM untuk menyimpan suara berkualitas tinggi tanpa kompresi. WAV merupakan standard PC, namun karena ukuran file yang besar (sekitar 10 MB per menit), kebanyakan orang mengkonversi file WAV menjadi format terkompresi ( MP3, WMA, dan lain-lain)


http://haltedunia.wordpress.com/2009/06/08/kamus-format-audio/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar